Cara Menulis Bab Penutup: Kesimpulan dan Saran yang Tajam dan Menjawab Rumusan Masalah
Kaidah menyusun Bab Kesimpulan dan Saran dalam makalah atau skripsi: menjawab rumusan masalah secara presisi dan memberikan saran praktis serta teoritis.
1. Hakikat Kesimpulan Ilmiah
Kesimpulan bukanlah rangkuman ringkas bab pembahasan, melainkan **jawaban langsung, padat, dan tegas atas rumusan masalah yang diajukan di Bab 1**.
Jika di Bab 1 Anda mengajukan **tiga butir rumusan masalah**, maka di Bab Kesimpulan idealnya terdapat **tiga poin jawaban utama** yang ditarik berdasarkan bukti temuan empiris di Bab 4.
2. Kesalahan Umum dalam Menulis Kesimpulan
- **Memasukkan Angka Statistik Mentah:** Kesimpulan tidak boleh mengulang angka $t$-hitung, $f$-hitung, atau nilai koefisien regresi secara detail (angka-angka tersebut adalah domain Bab Hasil). Kesimpulan fokus pada makna kualitatif dari angka tersebut.
- **Memunculkan Teori Baru yang Tidak Pernah Dibahas:** Jangan mengutip nama pengarang baru di Bab Kesimpulan.
- **Terlalu Bertele-tele:** Cukup sajikan dalam bentuk poin-poin bernomor yang langsung ke inti temuan.
3. Teknik Menyusun Saran Teoritis & Praktis
Saran harus bersifat konkret (*actionable*) dan terbagi menjadi dua dimensi: * **Saran Teoritis (Akademik):** Ditujukan kepada peneliti selanjutnya. Sebutkan keterbatasan penelitian Anda dan variabel apa yang disarankan untuk ditambahkan di masa depan. * **Saran Praktis (Manajerial / Kebijakan):** Ditujukan kepada pengambil keputusan di instansi/perusahaan tempat Anda meneliti. Jelaskan langkah konkret apa yang perlu dilakukan berdasarkan kelemahan yang ditemukan.